YS Dan RM Palaku Penusukan Santri Dijalan Cipto Kota Cirebon Dikenakan Pasal Berlapis

Radio Maritim,Cirebon-Dalam waktu 1×24 jam, Polres Cirebon Kota berhasil meringkus YS 19 tahun dan RM 18 tahun, dua pelaku pembunuh Mohammad Rozien, 17 tahun santri Ponpes Husnul Khotimah, Kuningan.

YS warga Jalan Nelayan, Pesisir, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk dan RM warga Jalan Gotong Royong 3, RT 03, RW03 Kelurahan Lemahwungkuk, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon diringkus di Cangkol, Kelurahan Lemahwungkuk pada Sabtu malam, 7 September 2019.

Kronologis kejahatan yang dilakukan keduanya dari hasil investigasi kepolisian yang dipaparkan Kapoloresta AKBP Roland Ronaldi melalui Wakapolres Kompol Marwan Fajrin ,”awalnya Yadi alias Acil bersama Rizki alias Nono (18) keliling menggunakan sepeda motor. Dua warga Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon tersebut melihat dua orang nongkrong di trotoar depan Bank Syariah Mandiri (BSM).
Yang nongkrong adalah Santri Ponpes Husnul Khotimah, Kuningan, Muhammad Rozien bersama QG (17), asal Tangerang, Provinsi Banten. Keduanya menunggu ibu dari Muhammad Rozien yang akan datang dari Samarinda, Kalimantan Selatan. Korban ditikam senjata tajam pukul 20.30 wib.
Setelah itu, korban kedua dari Yadi alias Acil adalah Zulva Fuadi (23), karyawan swasta asal Desa Kalijambu, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal. Kala itu, Zulva bersama Zainul Majid berjalan kaki di Jalan Kesambi, Kota Cirebon, Jumat (6/9/2019) sekitar pukul 21.00 wib.

Marwan mengatakan, polisi berhasil menangkap keduanya dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi.

Kata Marwan pada saat akan ditangkap, YS dan RM berusaha melarikan diri sehingg petugas terpaksa melumpuhkan kakikeduanya dengan timah panas.

“Saat akan ditangkap keduanya mencoba melarikan diri sehingga anggota (Polisi) terpaksa menembak kaki kedua tersangka ini,” kata Marwan didampingi Kasat Reskrim AKP Deni Sunjaya saat konferensi pers di Aula Tri Brata, Polres Cirebon Kota, Minggu, 8 September 2019.

YS diketahui merupakan residivis kasus pencurian dengan pemberatan (curas) dan baru satu bulan menghirup udara bebas.

“Tersangka YS ini merupakan residivis kasus curat dan pernah dipenjara selama dua tahun. YS ini baru satu bulan bebas dari penjara,” kata Marwan.

Kini YS, RM dan barang bukti satu buah badik diamankan di Mapolres Cirebon Kota guna pemeriksaan lebih lanjut.

Akibat perbuatannya, YS dan RM dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 338 dan atau 351 ayat 3 dan Pasal 365 KUHPidana. Dengan ancaman hukuman penjara selama 15 tahun dan 9 tahun. ( Lie )

Tautan permanen menuju artikel ini: http://radiomaritim.com/ys-dan-rm-palaku-penusukan-santri-dijalan-cipto-kota-cirebon-dikenakan-pasal-berlapis/