UGJ Mewisuda Sarjana Dan Megister Yang Ke 53

Radio Maritim Online ,Kota Cirebon – UGJ (Universitas Swadaya Gunung Jati) mewisudakan 700 mahasiswanya untuk Sarjana dan Magister yang ke 53 ,tahun akademik 2018 – 2019. Kegiatan tersebut dilangsungkan di aula kampus 1 Unswagati, Jalan Pemuda Kota Cirebon, Selasa (26/03/2019).

Menurut Rektor Unswagati Mukarto Siswoyo, dirinya berpesan kepada para lukusan yang diwisuda agar tersusun menjaga dan meningkatkan pengetahuan yang dimiliki. Karena, masih banyak pengetahuan dan ilmu yang tidak didapat selama bangku kuliah.

“Selesai dari sini, jangan berhenti menuntut ilmu dan pengetahuan,” jelasnya saat ditemui awak media usai kegiatan.

Mukarto menambahkan, dunia luar sudah berubah. Di era industri 4.0 atau era milenium ini, di mana dunia dipenuhi dengan teknklogi, mereka tidak boleh ketinggalan pengetahuan dan keterampilan. Sehingga, ijazah saja tidak cukup bagi mereka yang benar-benar mau bertempur dalam persaingan dunia global.

“Mereka harus ikut melatih diri dalam persaingan global,” tuturnya.

Sehingga, lanjutnya, para mahasiswa lulusan Unswagati bisa berguna bagi perkembangan bangsa dan negara. Dan juga, semua ilmu yang mereka dapatkan selama di kampus, bisa dimanfaatkan sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Dirinya juga berpesan kepada para lulusan, agar menjaga nama baik almamater dan jangan lupa beribadah dan berdoa ,karena kesuksesan 85 % itu buka dari IPK tinggi atau cum laude ,akan tetapi dari doa kita, kesuksesan saat kuliah tidak menjamin sukses setelah lulus sarjana kalau tanpa ibadah dan doa.

“Kepada para lukusan kita berpesan agar tetap menjaga silaturahmi dengan kami, karena kami ingin terus memantau perkembangan mahasiswa yang sudah lulus,” ungkapnya.

Pada saat.yang sama Walikota Cirebon Nasrudun Azis dalam sambutannya mengatakan “Saya sangat bangga melihat perkembangan UGJ yang semakin tahun semakin berkualitas,” ungkap Azis.

Karena itu, kepada lulusan yang baru diwisuda hari ini, Azis juga berharap mereka bisa menunjukkan hasil kualitas pendidikan yang mereka dapatkan di UGJ dengan berkarya maksimal.

“Tentunya untuk kepentingan bangsa dan negara,” ungkap Azis.

Azis menginginkan agar masyarakat, khususnya masyarakat di Kota Cirebon mampu bersaing di era perdagangan bebas seperti saat ini. Sarjana lulusan UGJ juga diharapkan mampu untuk bersaing dengan pekerja asing yang saat ini juga sudah banyak bekerja di Indonesia.

“Tapi saya memiliki keyakinan, jika UGJ dengan program pendidikannya saat ini telah menghasilkan lulusan yang berstandar nasional dan internasional,” ungkap Azis.

Sehingga mereka juga akan mampu bersaing di tengah-tengah persaingan kerja yang sangat kompetitif saat ini ungkapnya. (Lie)

Tautan permanen menuju artikel ini: http://radiomaritim.com/ugj-mewisuda-sarjana-dan-megister-yang-ke-53/