TNI Wajib Netral Adalah Harga Mati Dalam Pilpres dan Pileg 2019

TNI wajib Netral

Radio Maritim Online, Cirebon – Kaajendam III/Siliwangi Kolonel Caj Dodi Mulyadi, S. E. berikan pengarahan dalam kunjungan kerja ke Ajenrem 063/SGJ SGJ Jl. Brigjen Dharsono By Pass Kota Cirebon (Jumat, 11/01/2019)

Dalam pengarahan Kaajendam III/Siliwangi Kolonel Caj Dodi Mulyadi, S. E. mengatakan ,” pada bulan April nanti akan dilaksanakan perhelatan nasional, yaitu Pemilu Anggota Legislatif dan Pemilu Presiden tahun 2019. Terkait dengan itu, agar para anggota senantiasa untuk meningkatkan kepekaan dalam mengantisipasi berbagai bentuk potensi gangguan dan ancaman yang dapat mengganggu terselenggaranya Pemilu anggota Legislatif dan Pemilu Presiden tersebut.

TNI wajib Netral adalah harga mati tidak boleh ditawar-tawar ataupun dibijaksanai lagi. Namun demikian walaupun TNI Netral bukan berarti TNI bisa apatis atau tidak mau tahu terhadap situasi saat penyelenggaraan Pemilu, TNI harus paham politik, paham situasi dan paham menempatkan diri sehingga tidak mudah tertipu situasi dan salah langkah atau terjebak dalam situasi politik.

Mengenai kesejahteraan dalam berkarir, saya tidak akan mempersulit karir anggota khususnya dalam kenailan pangkat baik yang akan mengikuti diksus apapun jenisnya termasuk cabasus maupun cakil walaupun berakibat berkurangnya kekuatan personil, hal tersebut bisa diatasi.

Pengarahan Kaajendam III/Siliwangi ini dihadiri oleh Kaajenrem 063/SGJ Mayor Caj Supar dan keluarga besar Ajenrem 063/SGJ (-+ 100 orang). (Lie)

Tautan permanen menuju artikel ini: http://radiomaritim.com/tni-wajib-netral-adalah-harga-mati-dalam-pilpres-dan-pileg-2019/