Keluarga Korban Minta Polisi Menghukum Sopir Pajero Maut Sesuai Perbuatannya

Radio Maritim,Cirebon-Diduga pengemudi kendaraan minibus Pajero dengan nopol E 1270 LM tidak mampu mengendalikan Laju kendaraannya,akibatkan dua nyawa melayang karena tertabrak oleh laju kendaraan yang dikemudikan Reza Ardiansyah pengemudi Pajero yang meluncur dari arah utara ke selatan menabrak bagian belakang Kendaraan minibus Daihatsu Sigra No.Pol.: E1447-CM, yang di kemudikan Ulun Jamal Tutuka warga Desa Jadimulya, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon dan menabrak lagi pengendara becak milik Subrata (63), warga Jalan Kapten Damsur, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, yang terjadi di Jalan Siliwangi, Kelurahan Kebon baru, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, (depan Rs. Sumber kasih).

Salah satu korban Ulun Jamal Tutuka (47) warga Desa Jadimulya, Kecamatan Gunung jati, Kabupaten Cirebon pengemudi mobil Daihatsu Sigra bernopol E 1447 CM, meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya.

Ulun sehari – hari menjadi sopir online untuk menghidupi istri dan ketiga anaknya yang masih kecil – kecil ,Anak pertama dari empat bersaudara ini, dikenal sebagai tulang punggung keluarga

Adik korban Arif berharap pihak kepolisian dapat mengusut tuntas musibah kecelakaan yang merenggut nyawa sang kakak.

“Ini urusan nyawa, ada tiga anak almarhum yang masih kecil-kecil dan membutuhkan biaya besar,saya berharap besar, pihak kepolisian Polres Cirebon Kota dapat mengusut tuntas musibah yang dialami kakak saya ujarnya pada wartawan radiomaritim.com.

“Ini perhatian buat para pengemudi agar tidak ugal ugalan dalam berkendara,berharap pihak kepolisian serius dan transparan dalam menangani kasus kematian kakak saya, dan minta kasus ini dibuka ke masyarakat agar mengetahui kejadian sebenarnya tegas Arif Rabu (18/3 2020).

Arif menambahkan, kepergian sang kakak sungguh diluar dugaan, sebelum kecelakaan maut terjadi, seperti biasa Ulun yang sehari – hari menjadi sopir online mangkal di depan RS Sumber Kasih di Jalan Siliwangi Kota Cirebon.

Kronologis cerita dari saksi teman korban, Arif melanjutkan ,Saat itu posisi Ulun sedang tidur di dalam mobil, sambil menunggu order masuk. Tak disangka, mobil Pajero melaju kencang menghantam bagian belakang mobil milik Ulun.

“Awal setelah kejadian, Ulun mendapat perawatan di Rumah Sakit Sumber Kasih ,akan tetapi pihak RS Sumber Kasih tidak sanggup menanganinya ,Ulun mengalami luka patah dibagian tubuh, serta merasakan sakit di dada,akhirnya Ulun dibawa ke RSUD Gunung Jati, setelah mendapat perawatan di RSUD Gunung Jati. Belum lama mendapat perawatan medis, tiba – tiba Ulum mengalami sesak nafas, tak berapa lama meregang nyawa dipangkuan saya terang arif.

“Saya berharap polisi bisa menghukum sopir Pajero itu sesuai dengan hukum yang berlaku,apabila pelaku diduga mabok atau mengkonsumsi obat terlarang,Polisi harus menghukum pelaku sesuai dengan perbuatannya,karena ini menghilangkan nyawa orang lain tegas Arif “.

Sementara itu ditempat terpisah Kapolres Cirebon Kota AKBP Syamsul Huda, S.I.K., S.H., M.Si. melalui kasat lantas AKP Fitra Zuanda, S.IK membenarkan ” memang benar ada kecelakaan lalu lintas semalam yang melibatkan minibus Mitsubishi Pajero Nopol EB 1270 LM dikemudikan Reza Ardiansyah dengan minibus Daihatsu Sigra Nopol E 1447 CM dikemudikan Ulun Jamal Tutuka dan 2 becak yang dikemudikan dirno dan Subrata. Ujarnya.

Pada saat ini barang bukti kendaraan yang terlibat di amankan di unit laka lantas Polres Cirebon kota berikut becak dan untuk perkaranya masih dalam penyelidikan. (Lie)

Tautan permanen menuju artikel ini: http://radiomaritim.com/keluarga-korban-minta-polisi-menghukum-sopir-pajero-maut-sesuai-perbuatannya/

Open chat
Powered by