Kasus Korupsi Peningkatan Jalan YW Dan S Dua Pejabat PUPR Kota Cirebon Resmi Ditahan

Radio Maritim Online,Kota Cirebon – Tipikor Polres Cirebon Kota menetapkan lima tersangka kasus dugaan korupsi proyek DAK 2016 yang merugikan negara Rp 205 Juta. Para tersangka kini ditahan dan berkas perkaranya sudah dilimpahkan kekejaksaan Negeri Cirebon

Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy menyebutkan dalam jumpa persnya selasa (04/03 2019), kasus dugaan korupsi DAK awalnya menetapkan YW sebagai tersangka, setelah dilakukan penyidikan menetapkan S sebagai tersangka disusul kontraktor berinsial HS, DD dan KK. Tersangka S berperan sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) sedangkan HS, DD dan KK sebagai penyedia jasa dan Kontraktor yang mengerjakan dari CV. R.

Kapolres menjelaskan,  dalam kontrak kerja nomor 04/PPK-SP/PJRR-BJMR/IX/2016 ketebalan jalan yang seharusnya 3 cm namun dalam pelaksanaannya jalan tersebut dikerjakan dengan ketebalan 1,74 cm.

Ini diketahui setelah polisi melakukan penyelidikan bersama  tim ahli ditemukan hasil pekerjaan para tersangka tersebut sengaja  melakukan pengurangan ketebalan 1,26 cm.

“Dari hasil penyelidikan di lapangan ditemukan pekerjaan lmjalan tersebut hanya rata-rata sejumlah 1,74 cm sehingga masih terdapat kekurangan volume pekerjaan penghamparan lataston sejumlah 14,14 meter kubik,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya kasus dugaan korupsi DAK 2016 ini menyeret dua pejabat di lingkungan DPUPR. Dugaan korupsi yang dilakukan dengan mengurangi material untuk peningkatan jalan di  Jl Rinjani-Bromo (Kelurahan Larangan), dan Jl Mahoni di kompleks perumahan GSP

Menurut keterangan Kapolresta Cirebon Roland Ronaldi ,dari hasil penyidikan, ke-4 tersangka berikut YW terbukti secara bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi. Mereka dijerat dengan pasal 2 dan 3 (UU Tipikor) dengam ancaman kurungan 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara serta denda Rp 500 juta sampai Rp 1 Milyar. (Lie)

Tautan permanen menuju artikel ini: http://radiomaritim.com/kasus-korupsi-peningkatan-jalan-yw-dan-s-dua-pejabat-pupr-kota-cirebon-resmi-ditahan/