Begini Alasan PT PG Rajawali II Menutup PG Sindang Laut

Radio Maritim,Cirebon-Dikarenakan Keterbatasan bahan baku PT PG Rajawali II (RNI Group) menutup Pabrik Gula (PG) Sindang Laut (SL) .PG SL sejak 2017 hendak ditutup, tapi waktu itu, ada kesepakatan petani akan menambah area tanaman tebu, hal itu dikatakan Erwin Yuswanto selaku Sekertaris Perusahaan PT PG Rajawali Kamis 12/03 2020 kepada wartawan dikantornya.

“PG berada di Kecamatan Sindang Laut, Kabupaten Cirebon, itu, sudah sejak lama akan ditutup. Namun, baru terealisasi pada tahun ini atas kesepakatan managemen dan petani ujarnya.

Namun, kata dia, tak juga bertambah, malah berkurang. Dampaknya bahan baku tebu pun menyusut dan membuat managemen PT PG Rajawali II mengalami kerugian.

Sebenarnya kerugian dirasakan sejak 2016 mencapai Rp 430 juta. Pada 2017 mencapai Rp 1,5 miliar. Di tahun 2018 meningkat hingga Rp 5,5 miliar dan 2019 kerugiannya Rp 1,5 miliar.

Akhirnya pihak independen melakukan kajian. Hasil kajiannya berupa direkomendasikan PG SL ditutup, dan mempertahankan PG Tersana Baru (TB). Ini kemudian disosialisasikan.

Erwin menegaskan “Jadi penutupan PG SL tidak ada unsur intervensi, politik maupun kebobrokan managemen,”

Sebab, katanya managemen selama ini sudah transparan, kebijakan penutupan PG SL sudah disepakati bersama dengan petani tebu. “Petani sudah tidak ada masalah,” tegasnya.

Ketika PG SL ditutup semua hasil tebu yang selama ini digiling di PG SL dipindah digiling ke PG TB. PG TB ini lebih baik dibandingkan dari PG SL, baik dari sisi peralatan maupun air.

“Karena saat penggilingan tebu di PG SL pernah kekurangan air, kalau di PG TB belum pernah. Sehingga PG TB lebih menguntungkan dari peralatan dan ketersediaan air,” jelasnya.

Kembali Erwin menegaskan Jika petani memenuhi bahan baku tebu, tentu PT PG Rajawali II akan mempersiapan PG SL untuk beroperasi kembali ,tapi dengan syarat jika petani memenuhi bahan baku tebu tandasnya.(Lie)

Tautan permanen menuju artikel ini: http://radiomaritim.com/begini-alasan-pt-pg-rajawali-ii-menutup-pg-sindang-laut/

Open chat
Powered by