Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri Akan Bersikap Netral Dalam Menjaga Keamanan

radiomaritim.com – Untuk menjamin Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 tetap aman, jajaran kepolisian akan bertindak tegas terhadap para pengacau. Tindakan tegas dilakukan untuk pelaksanaan Pilkada aman, nyaman, tertib jujur adil dan sukses.

Demikian diungkapkan Penjabat (Pj) Wali Kota Cirebon, DR H. Dedi Taufik, MSi usai Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilkada Serentak dalam Rangka Operasi Mantap Lodaya 2018 di Alun-Alun Kejaksan, Senin (25/6).

Dedi mengatakan pasukan akan disebar di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS). “Pasukan akan menjaga keamanan melayani masyarakat di 579 TPS yang ada di Kota Cirebon. Tidak diperkenankan mobilisasi massa pada hari pencoblosan,” ungkap Dedi.

Dedi menambahkan pihaknya tetap menjamin Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri akan bersikap netral dalam menjaga keamanan. Pihaknya melihat pelaksanaan tahapan Pilkada sudah berjalan sesuai atura dan berjalan aman. Hal ini juga sesuai arahan dari Menkopolhukkam RI bahwa para pengacau harus ditindak tegas, melarang mobilisasi massa dan untuk para paslon agar tidak melanggar Undang-Undang yang berlaku, serta mengajak semua pihak untuk menciptakan suasana aman, nyaman adan sukses.

Mari sukseskan penyelenggaraan pemilu serentak untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur serta Wali Kota dan Wakil Walikota,” kata PJ Wali Kota Cirebon.

Dalam kegiatan apel semua pasukan yang akan mengamankan pilkada serentak tampak hadir. Mereka sepakat untuk menjaga keamanan dan kenyamanan bagi pemilih dalam Pilkada Serentak tanggal 27 Juni mendatang.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Rolandy SH, S.ik, M.pict, M.iss. mengatakan situasi keamanan di TPS dan wilayah hukum Polresta Cirebon aman. Pihaknya melakukan antisipasi keamanan baik dari teroris maupun gangguan keamanan lainnya.

Kami siap mengamankan dan melakukan tindakan tegas bila ada yang ingin mengacau. Secara umum situasi aman,” kata Roland.

Sementara Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Cirebon, Drs. Andi Armawan mengatakan pengamanan Pilkada 2018 diperkirakan jauh lebih baik pengamanannya. Pasukan yang akan disebar sudah menjalani pelatihan pengamanan.

“Kami akan menempatkan minimal dua personil di setiap TPS. Sekitar 1324 personil akan ditempatkan di TPS, Kelurahan, Kecamatan dan lokasi yang harus diamankan,” tandasnya. ( Lie )

Tautan permanen menuju artikel ini: http://radiomaritim.com/aparatur-sipil-negara/