Ada Makam Keramat Ki Buyut Antal Di tanah Pekuburan Kutiong

Radio Maritim,Cirebon-.Di Kutiong Kota Cirebon ada Lokasi makam keramat yang belum banyak diketahui orang, konon makam ini dipercaya sebagian masyarakat sebagai makam keramat Ki buyut antal beserta istrinya , makam itu masih berada di komplek tanah Pekuburan cina kutiong Wanacala Kecamatan Harjmukti Kota Cirebon , yang saat ini tanah sutiong sedang ramai dipersengketakan.

Makam Ki buyut anatal masih sering diziarahi orang,ada yang datang yang ziarah ke sini ingin jadi pejabat ,bahkan sampai ada yang untuk mencari pesugihan, menurut cerita dari kuncen tanah pemakaman kutiong atau tanah pekuburan cina Suparman menceritakan.

“Orang yang pertama kali tinggal dan berada di wilayah kutiong adalah raja antal atau buyut antal bersama istrinya yang bernama sari kata Suparman kepada radiomaritim.com kamis 27/02 2020.

Kata suparman ini bukti ada kuburan suami istri, orang yang pertama kali ada di wilayah kutiong sejak tahun 1700 SM ,buyut antal kata Suparman ,mereka berdua bermukim diwilayah itu sejak tanah kutiong belum ada penghuninya sampai akhir hayatnya ,ceritanya mereka bermukim dan membuat pedukuhaan atau kerajaan ,bisa dikatakan mereka orang terkaya pada jaman itu,bahkan peningglannya yang paling fenomenal pohon yang mereka tanam yaitu pohon rangdu alas atau pohon dangder yang oleh penduduk sekitar dinamakan pohon pencakar langit yang sudah berusia kurang lebih 300 tahun,dan sampai saat ini masih berdiri kokoh, ungkapnya

“Anehnya daun dari pohon pencakar langit itu akan selalu rindang bila musim hujan,dan apabila dari musim hujan berganti ke musim kemarau, daun dari pohon itu akan rontok sampai habis sama sekali dan yang tinggal hanya batang pohon dan rantingnya saja kata Suparman.

Suparman menambahkan,” pohon pencakar langit itu dipercaya oleh masyakarat sekitar sebagai penanda bila musim hujan atau kemarau tiba” ujarnya.

Menurut Suparman bagi yang masih cucu keturunan buyut antal ada tanda dibadannya seperti sisik ular,”karena dulu kisahnya yang menjaga buyut antal bersama istrinya adalah Kibergawa dan wirawisesa yang berbentuk ular,makanya dirinya tidak sembarang mengaku ngaku masih keturunam buyut antal karena disekujur tubuh saya bersisik ujarnya.

Suparman menambahkan bahwa dirinya masih turunan ke lima dari buyut antal dan sutawijaya, bahkan bukti nyata dibadan Suaparman kini bersisik benar adanya,menurutnya sisik yang menempel dibadannya ini bukan penyakit bahkan tidak gatal sama sekali jelasnya.

Suparman juga mengharapkan kepada Pemerintah Daerah untuk lebih perhatian lagi dalam pemeliharaan situs atau makam yang dikeramatkan, bahkan sampai saat inipun pemkot Cirebon belum mengetahui bahwa di Kutiong ada makam keramat dan pohon pencakar langit tandasnya (Lie)

Tautan permanen menuju artikel ini: http://radiomaritim.com/ada-makam-keramat-ki-buyut-antal-di-tanah-pekuburan-sutiong/

Open chat
Powered by